Cek Tahapan Seleksi IPDN Paling Lengkap

Ada yang tertarik melanjutkan pendidikan di IPDN setelah lulus? IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah sekolah kedinasan yang begitu populer di Indonesia. Apabila  berminat, setidaknya kamu harus mencatat tahapan seleksi IPDN sehingga lebih mudah mempersiapkan diri.

Lulus IPDN artinya masa depan cerah dapat terbuka lebar. Oleh sebab itu, proses seleksinya pun tidak main-main. Dengan tahu tahapan seleksinya, paling tidak tahu gambaran tentang tes-tes apa saja yang akan kamu lalui. Silahkan cek beberapa tahapan seleksi IPDN berikut ini.

Seleksi Administrasi

Tahapan pertama, kamu harus bisa lolos tes administrasi. Dalam seleksi ini, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan. Pelamar perlu mendaftar secara online dengan mengaksesnya via portal SSCASN BKN. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Membuat akun SSCASN sekolah kedinasan, kamu bisa buka dulu SSCASN BKN melalui pramban.
  • Nanti, setelah buat akun, kamu akan mendapatkan password untuk login.
  • Setelah bisa buka akun sendiri, langsung saja bisa memilih sekolah kedinasan yang favorit.
  • Berikutnya, mengisi sejumlah biodata secara lengkap.
  • Jangan ada biodata yang salah isi atau terlewat.
  • Mengunggah dokumen persyaratan administasi SPSP IPDN.
  • Menyelesaikan proses pendaftaran yaitu cek semua resume tadi.
  • Pastikan semua sudah lengkap, dan tidak ada dokumen persyaratan yang salah upload.
  • Mencetak bukti pendaftaran

Setelah itu, kamu hanya perlu menunggu pihak IPDN melaukan verifikasi dokumen tadi. Biasanya proses ini butuh waktu kurang lebih sekitar 1 bulanan. Hingga nantinya, akan tiba waktu pengumuman verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran.

Jika hasil pengumuman tadi ternyata berhasil lolos, kamu perlu menjalani tahap berikutnya. Segera membayar PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai kode billing. Lalu apa tahap selanjutnya setelah membayar PNBP SKD?

Kamu bisa langsung cetak kartu ujian. Caranya, kembali masuk akun masing-masing pada website SSCASN BKN. Dari sana sudah bisa langsung cetak kartu ujian. Print saja seperti biasa seperti mencetak dokumen pada umumnya.

Setelah itu, kamu harus sering-sering memantau terus website https://dikdin.bkn.go.id/ atau https://spsp.ipdn.ac.id. Pasalnya, biasa akan ada pengumuman tentang peserta SKD. Di sana akan ada informasi kapan harus melakukan seleksi dan hal-hal penting lainnya.

Seleksi Kompetensi Dasar

Tahapan seleksi IPDN berikutnya adalah seleksi kompetensi dasar. Mengingat masih dalam masa pandemi, seleksi kompetensi dasar ini akan terselenggara dengan metode khusus. Sesuai Surat Edaran Kepala BKN yang membahas tentang Seleksi Metode CAT BKN dengan Protocol Pencegahan serta Pengendalian Covid-9 ketat.

Jadwal tahap tes ini, kamu bisa melihatnya di website resmi IPDN, dikdin BKN. Begitu juga untuk jadwal pengumuman hasil SKD juga akan ada di sana. Ada baiknya catat baik-baik jadwalnya, supaya bisa lebih dapat mempersiapkan diri.

Tes Kesehatan Tahap 1

Nantinya, kamu juga harus melewati tes kesehatan tahap 1. Tempatnya di rumah sakit Bhayangkara/Biddokkes POLDA. Jadwal pelaksanaan tes kesehatan tahap 1 serta pengumumannya akan terlampir di laman spcp.ipdn.

Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran

Setelah tes kesehatan tahap 1, masih ada tahapan seleksi IPDN lanjutan. Kamu perlu melalui tes psikologi, integritas dan kejujuran. Dinas Psikologi TNI AD adalah pihak yang bertanggung jawab atas tes ini.

Tes Pantukhir

Masuk tahap tes pantukhir atau pemantauan akhir. Tes ini nanti harus peserta lalui di Kampus IPDN sendiri. Ada beberapa kegiatan dalam tes ini. Mulai dari verifikasi factual dokumen persyaratan, tes kesehatan tahap II, tes Kesamaptaan, serta pemeriksaan penampilan.

Itu dia tadi beberapa tahapan seleksi IPDN. Apabila dalam tes pantukhir tadi ternyata lolos, kamu bisa langsung melakukan proses registrasi calon praja, langsung di kampus IPDN.

 

Baca juga terkait : SUKSES TEMBUS KEDINASAN 2022